Share My Footnote

19 Oktober 2016, After hard work


     Aku ingin menyampaikan sesuatu kepada seorang sahabat baikku sekaligus teman terbaik di masa masa 'Aneh' dalam hidupku. Mungkin dia akan menganggapku aneh dan mencari perhatian. Tapi ini sungguh berasal dari hati yang paling dalam. 

    Kita bertemu 2 tahun yang lalu di sekolah lama. Masa masa bocah yang penuh dengan keanehan dan kepolosan juga perilaku yang cukup membingungkan. Tapi tak terasa sudah 2 tahun juga kita menjalin persahabatan yang dilalui dengan penuh suka dan duka yang tidak pernah berhenti berputar. Waktu berjalan dan sudah 2 tahun berlalu, kita sudah sama sama menempuh jalur baru, yaitu status baru menjadi seseorang yang sedikit berbeda, tapi tetap seseorang yang sama. Yaitu menjadi seorang Remaja.

    Remaja, Usia mu saat ini dan hari ini tepat berusia 15 tahun. Usia saat sebagian besar seseorang menyia nyiakan hidupnya dengan hal hal negatif. Saat seseorang menyombongkan diri dan berkata : "Aku sudah besar, tidak perlu diceramahi lagi". Saat seseorang mencari jati diri nya yang sebenarnya. Siapa dia? , Kenapa hidupnya seperti ini?.

    Kamu berbeda, 100% berbeda dari diriku. Kamu tidak menyia-nyiakan hidup dan maju tanpa hambatan . Kamu menerjang segala rintangan dan kamu berdiam diri di bawahnya. Menunggu waktu yang tepat untuk memulai 'Perjalanan' baru. Tepat 15 tahun yang lalu di hari jum'at suci, kamu lahir tanpa dosa tanpa beban. Siap untuk hidup dengan keceriaan dan warna pelangi yang menemanimu di setiap kesempatan. Dan tepat hari ini aku akan mengatakan sesuatu di Note ini:

   " Selamat menginjak usia 15 tahun untukmu dari jauh, rasa rindu ku terhadap masa masa persahabatan kita tak akan pernah kulupakan. Masa yang hanya berjalan sekitar 3 bulan dan dipenuhi rasa marah rasa senang. Semoga kita dapat bertemu entah kapan".

    Catatan ini bukan bermaksud menyindir atau mencela, catatan ini adalah Perasaanku melihat sikapnya, Kepada dia. Aku hanya ingin berpesan jangan lupakan aku. Jangan menganggapku aneh. Kita memang berbeda bagai langit dan awan (tidak beda jauh sekali). Aku harap aku dapat bertemu denganya. Dan melihatnya tersenyum denganku.


   Footnote: "Sahabat tidak harus sepaham dan tidak harus sama tujuan. Tapi bertukar pikiran dan juga partner kita ketika keadaan kita bersedih maupun bahagia di setiap waktu"

 
                                    Rara, 
                                In Home

Komentar