Tidak Merasakan Cinta

3 November 2016, Kamis

    Aku remaja 15 tahun yang tidak merasakan dan menyingkirkan arti 'Cinta' dalam hidup ku. Aku sangat malu saat pertama kali menyatakan cinta 2 setengah tahun yang lalu di hadapan Ginan, bocah yang aku sukai. Dan itu sangat menjijikan jika aku ingat ingat kembali. Cinta monyet berlatar belakang iseng. Di hadapan hanifah (sahabatku) aku sungguh menyesal dan berjanji untuk tidak pernah mengulanginya lagi.

   Dan janji itu aku pegang sampai sekarang. Saat anak anak seusiaku sedang di mabuk cinta dan mencari perhatian kepada laki laki. Aku tetaplah seorang kutu buku tidak berkacamata yang beranjak remaja dan tidak menginginkan cinta. Impianku hanya dapat bahagia tanpa harus selalu 'tertindas' oleh orang orang yang sebetulnya keluargaku. Aku tidak ingin sekali dikatakan seorang (*E*B*A*). Hanya karena aku tidak sedang tertarik kepada laki laki belakangan ini. Dan kebanyakan publik figur yang aku kagumi adalah perempuan.

   Aku mungkin anak yang 'Ketinggalan zaman' , aneh , dan kutu buku . Tapi aku tidak pernah menginginkan kehidupan glamor dan elit di luar sana. Yang aku inginkan hanya seorang sahabat yang dapat menghiburku walaupun tidak di setiap waktu, dan membuatku tidak merasa 'sendirian' di dunia yang luas ini. Dan aku belum merasakanya saat ini. Aku masih mencari teman yang menerima aku apa adanya.

Komentar