Kebaikan Yang Tersembunyi

Not Dear Diary...

Kebaikan itu memang tak selalu harus berbentuk sesuatu yang terlihat, tak selalu dalam bentuk uang dan materi

Kata-kata yang dirangkai penuh makna oleh Tere Liye ini membuatku sadar akan satu hal, kebaikan yang tersembunyi, kebaikan yang dilakukan oleh seseorang namun tak ingin dipublikasikan atau diakui baik oleh dirinya sendiri ataupun di depan orang banyak. Kebaikan macam-macam bentuknya, ada yang memilih berbagi melalui materi, ada yang membantu dengan tenaga yang ia miliki, ada yang dengan senang hati menyisihkan waktu untuk mengajar, membuat seseorang mengerti akan sesuatu dan mengorbankan pikiran demi membuat sesuatu yang lebih baik.

Setiap pekerjaan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, bukankah sudah mutlak. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, kesempurnaan hanya milik Allah semata. Namun yang membuat suatu pekerjaan tersebut lebih baik adalah jika pekerjaan itu dapat bermanfaat untuk diri kita sendiri maupun orang-orang di sekitar kita. Saat kita mengerahkan waktu,tenaga,pikiran dan materi demi belajar untuk menjadi mahir dalam melakukan sesuatu atau menjadi sesuatu yang kita inginkan. Rasanya?, amatlah puas. 

Seringkali kita menganggap membantu orang lain adalah hal biasa, sekedar tersenyum saat kita berpapasan dengan orang lain, bersikap ramah dan tentunya sekedar berbasa-basi demi menjaga kesopanan, namun hal-hal tersebut adalah salah satu dari kebaikan yang tersembunyi, disaat kita memudahkan orang lain (dalam artian yang positif) juga salah satu kebaikan tersembunyi yang mungkin tak kita sadari. Atau saat ada yang mengajukan pertanyaan kepada kita (dalam konteks yang kita pahami) dan dengan santainya kita menjawab pertanyaan tersebut. Kebaikan yang kita lakukan tanpa kita sadari rasanya jauh lebih menyenangkan dan menenangkan, seperti baru saja melepas beban yang berat dari tubuh kita, tanpa berekspektasi atau berharap apapun, tanpa beban.

Ba'da Maghrib, 11 Mei 2023
Ciamis Kota

Rara.

Komentar